
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotabaru melalui Bidang Komunikasi Publik dan Persandian yang dipimpin Kabid Komblik Hj. Mariana, S.Sos, MM bersama staf melakukan kunjungan ke kecamatan Hampang untuk melihat secara langsung potensi wilayah sekaligus kondisi masyarakat di tengah musim kemarau.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menggali berbagai potensi yang dimiliki Kecamatan Hampang, termasuk sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat.
Atas nama Camat Hampang Kepala Kasi Pemerintahan Anang Herdin didampingi Staf Raniansyah mengatakan sejumlah komoditas yang menjadi potensi unggulan di wilayahnya antara lain jagung dan pisang. Namun, kondisi kemarau yang berkepanjangan berdampak terhadap hasil pertanian masyarakat.
“Potensi yang ada di Hampang ini adalah jagung dan pisang. Akan tetapi, saat musim kemarau seperti sekarang sudah tidak bisa panen lagi,”ujar Anang.
Selain berdampak pada sektor pertanian, kemarau juga menyebabkan masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut semakin dirasakan karena aliran air PDAM di wilayah Kecamatan Hampang saat ini tidak lagi mengalir.
Menurut Anang, masyarakat terpaksa memenuhi kebutuhan air dengan cara membeli. Harga air yang harus dikeluarkan masyarakat berkisar anatar Rp 60ribu hingga Rp200 ribu per tong, tergantung kondisi dan ketersediaan air.
“Kondisi air mulai susah, masyarakat hanya bisa membeli dengan harga sekita Rp70 ribu sampai Rp 200 ribu per tong,karena air PDAM didaerah sini sudah tidak mengalir,” jelasnya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Diskominfo, mengingat dampak kemarau tidak hanya memengaruhi aktivitas pertanian, tetapi juga kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari.
Melalui kunjungan lapangan ini, Diskominfo diharapkan dapat memperoleh gambaran langsung mengenai potensi,kondisi,serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di Kecamatan Hampang untuk selanjutnya menjadi bahan informasi dan pemberitaan kepada masyarakat luas